Friend Zone: Ketika Hubungan Hanya Sebatas Teman

Author: Farhansyah Pratama – Pengurus Nasional Data dan Informasi Forum Genre Indonesia

Kata orang, masa remaja itu penuh dengan cinta dan kebahagiaan. Tertarik dengan lawan jenis, kasmaran, mulai pendekatan, tapi sayangnya kebanyakan tidak berakhir jadian. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah “Friend Zone”, yaitu kondisi dimana salah satu pihak menginginkan hubungan yang lebih sedangkan satunya lagi nggak menginginkannya. Sesuai dengan artinya “Zona Pertemanan”, kita dapat mengartikan Friend Zone sebagai hubungan yang hanya sebatas pertemanan dan tidak lebih dari itu. Menurut teori cinta dari Robert Sternberg, jenis cinta yang satu ini bisa terjadi apabila kamu hanya memiliki komitmen untuk saling bersama-sama dan kedekatan emosional (rasa nyaman, jujur, kalau ngobrol nyambung) dengan dirinya.

Fenomena Friend Zone ini banyak dialami oleh kaum remaja bahkan sampai diangkat dalam beberapa karya film. Salah satunya adalah film yang berasal dari Negeri Gajah putih yang tayang pada tahun 2019 lalu dengan judul “Friend Zone”. Film ini menceritakan tentang kisah hubungan persahabatan Palm dan Gink yang dibina sejak SMA. Keduanya memiliki perasahaan yang lebih dari sahabat, namun memilih untuk memendam perasaan karena khawatir merusak hubungan persahabatan yang sudah lama dibina. Ada yang merasa relate dengan kondisi Palm dan Gink? Biar lebih jelas lagi,berikut beberapa pertanda kalau kamu sedang terjebak di Friend Zone

  1. Doi pura-pura nggak peka.
    Saat kamu udah usaha banget buat kodein doi, tapi kayaknya dia ga peka-peka juga. Padahal kodenya udah keras banget, tapi doi masih nggak sadar. Hati-hati, jangan-jangan doi kamu bukannya ga peka tapi memang pura-pura ga peka aja karena dia gamau punya hubungan yang lebih dari sekedar teman.
  1. Memperkenalkan kamu sebagai teman
    Bukan hanya teman, kadang ada juga kasus dimana kamu bakalan diperkenalkan sebagai keluarga atau sahabat dekatnya di berbagai kesempatan. Kalo udah gitu, artinya doi ngasih tanda tuh bahwa hubungan kalian ga bakal lebih dari pertemanan dan menegaskan kepada orang lain kalau kalian itu ga pacaran
  2. Hubungan terasa canggung
    Pernah ga kamu merasa canggung ketika terlibat momen romantis bersama doi? Kalo pernah, kemungkinan besar artinya kamu dan doi emang tercipta untuk tidak lebih dari teman.
  3. Doi merasa nyaman melihat kamu sama yang lain
    Ketika kamu bergaul dengan orang lain dan doi nggak merasa risih atau terganggu, bisa jadi itu adalah kode halus bahwa doi Cuma mengganggap kamu sebagai teman.

Nah, itu tadi beberapa pertanda kalau kamu dan pasangan terjebak dalam Friend Zone alias Zona Pertemanan. Kira-kira dari beberapa tanda tadi, ada yang udah kamu alamin, GenRengers? Apapun ceritamu, usahakan untuk membangun hubungan yang sehat dan tetap saling mendukung ya!

Referensi:
https://doktergenz.hipwee.com/cinta-monyet-cinta-buta-dan-friendzone/
https://www.popbela.com/relationship/single/megadini/arti-friendzone-dan-tanda-tandanya/4
https://lifestyle.bisnis.com/read/20190211/54/887588/4-tanda-anda-terjebak-hubungan-friend-zone

Leave a Reply

Your email address will not be published.