awal PDKT sama PIK Remaja

Haydar Iskandar

Halo Remaja Indonesia, salam kenal dari saya Kapolda Jawa Timur, eh becanda gaes. Nama saya Haydar Iskandar, teman-teman biasa memanggil saya dengan sapaan Cak Hay. Saat ini saya tinggal di Kota Pahlawan, Kota Surabaya. Kali ini saya ingin berbagi kepada temen-temen semua tentang perjalanan saya di PIK-Remaja, mulai dari awal PDKT, jadian hingga masih langgeng sampai sekarang.

Saya pertama kali kenal dan memulai PDKT dengan PIK-R tahun 2008, ketika itu masih dengan nama PIK-KRR yang ada di kwartir cabang gerakan pramuka. Awal saya bisa PDKT dengan PIK-R ini dari ajakan kakak senior saya di Pramuka, yaitu Kak Hanafi. Dan di tahun 2009 barulah saya menjadi anggota dari PIK-KRR Youth Community Kwartir Cabang Bangkalan.

Kemudian pada akhir tahun 2010, saya bersama teman saya membentuk PIK-Remaja di SMA Negeri 1 Bangkalan yang kemudian proses pelantikan untuk periode angkatan pertama pada tanggal 10 Januari 2011. Sampai saat ini saya masih aktif menjadi pembina di PIK-R yang bernama “Bestari” ini. Dan Alhamdulillah pada tahun 2018 lalu, PIK-R Bestari ini meraih juara 1 lomba profil PIK-Remaja jalur pendidikan tingkat Nasional.

Banyak manfaat yang saya dapatkan di PIK-Remaja. Terutama saya merasakan bahwa PIK-Remaja ini adalah organisasi rasa keluarga. Bertemu dengan saudara-saudara baru, mendengarkan kisah inspiratif mereka adalah pengalaman yang sangat berharga. Di PIK-Remaja, saya tidak hanya sekedar memberikan edukasi kepada orang lain, tapi juga kepada diri saya sendiri. Di PIK-Remaja saya memiliki self control yang lebih kuat lagi. Saya menemukan banyak hal tentang cara mewujudkan mimpi, dan banyak mimpi-mimpi saya yang tercapai sejak bergabung dengan PIK-Remaja. Ah pokoknya saya cinta mati kepada PIK-R! Kalau cinta gak butuh alasan ya kan? hehehe.

Kemudian pada tahun 2015, saya mengikuti seleksi dan terpilih menjadi Duta Mahasiswa GenRe Provinsi Jawa Timur yang kemudian dikirim ke Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe tingkat Nasional. Bahkan saya tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang Duta Mahasiswa apalagi sampai mewakili Provinsi Jawa Timur di kancah Nasional. Inilah yang saya bilang kekuatan cinta di PIK-R, banyak keajaiban yang saya temukan.

Bagi saya mengikuti Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe bukan sekedar soal berkompetisi, tapi juga tentang keharusan untuk terus berkontribusi. Maka itu yang saya lakukan sampai saat ini. Kalau bahasa cinta anak jaman sekarang sih bilang “Aku mencintai PIK-R hingga nadi berhenti” eeaaa hehehe.

Kemudian di akhir tahun 2015, tepatnya bulan Oktober, saya tergabung menjadi pengurus Ikatan Satuan Generasi Berencana (Insan GenRe) Provinsi Jawa Timur. Ketika itu saya menjabat sebagai Koordinator Seksi Pupdok. Kemudian di tahun 2016, saya diberi amanah untuk menjadi Plt. Ketua Insan GenRe Jawa Timur menggantikan tugas ketua sebelumnya yang memundurkan diri karena tugas lain yang lebih penting. Dan lagi-lagi PIK-R menuntun saya pada kejadian yang luar biasa, tepat di akhir tahun 2017 saya diberi amanah untuk menjadi Ketua Umum Insan GenRe Provinsi Jawa Timur yang kemudian dilantik pada tahun 2018 hingga masa jabatan bulan Februari Tahun 2020. Dan sejak tahun 2017 hingga sekarang saya juga diberi amanah untuk menjadi Pengurus Nasional Forum GenRe Indonesia.

Semakin banyak yang saya temukan di GenRe, membuat saya semakin mencintai GenRe. Berbagai pengalaman berharga menjadi perihal yang tak ternilai oleh apapun. Sampai saat ini saya masih haus ilmu tentang GenRe, dan di Forum GenRe Indonesia saya bertemu dengan orang-orang hebat yang pengalamannya jauh lebih banyak dan dari merekalah saya juga banyak belajar. Saya juga banyak belajar dari remaja-remaja hebat yang hampir tiap hari saya temui. Jadi makin cinta deh sama kamu, eh maksudnya sama GenRe.

Banyak kegiatan yang saya lakukan bersama teman-teman Insan GenRe Jawa Timur. Dan salah satu agenda rutin kami adalah melakukan Safari GenRe ke berbagai kelompok PIK-Remaja yang tersebar di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur. Dengan rutin mengadakan pembinaan, maka akan menciptakan peningkatakan kualitas bagi pengurus PIK-Remaja sehingga mereka mampu dan siap berperan sebagai pendidik dan konselor sebaya.

Salah satu yang tak terlupakan bahkan tidak pernah saya mimpikan adalah ketika di bulan Juli tahun 2019 kemarin saya mendapatkan Penghargaan Nasional Wira Karya Kencana (WKK) dari BKKBN Republik Indonesia. Dan menjadi penerima penghargaan termuda. Wira Karya Kencana merupakan tanda penghargaan kepada perorangan sebagai tenaga profesi yang telah memberikan komitmen, dukungan dan dharma baktinya secara nyata dalam melaksanakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Menyadari akan pentingnya program KKBPK bagi remaja, membulatkan saya untuk terus berkontribusi dan memberikan langkah nyata dalam wujud berbagai kegiatan. Kegiatan yang ramah remaja dan bernuansa remaja memang menjadi strategi untuk meningkatkan ketertarikan remaja untuk ikut bergabung bersama GenRe. Sehingga dengan tingginya remaja yang terpapar informasi GenRe, tentu akan meningkatkan ketercapaian dari program KKBPK.

Sebenernya masih banyak cerita menarik yang ingin saya bagikan untuk teman-teman semua. Rasanya kalau menceritakan tentang GenRe butuh berlembar-lembar halaman bahkan cocok untuk dibukukan bersama cerita-cerita menarik GenRengers lain. Semoga aja nih mimin GenRe Indonesia bisa merangkum cerita menarik GenRengers di seluruh Indonesia menjadi sebuah buku yang nantinya menjadi bukti betapa kerennya GenRe.

Bagi saya, GenRe adalah rumah dan amanah. Sama halnya seperti rumah pada umumnya, maka GenRe adalah tempat pulang bagi saya dan akan terus tinggal di dalamnya. Karena di rumah GenRe ini saya menemukan cinta dan kenyamanan. Terima kasih untuk remaja-remaja hebat yang ikut melukis kebersamaan saya di GenRe. Teruntuk GenRengers Indonesia dan Jawa Timur, I LOVE YOU!

————————————————————————–

Setiadi

Kapan pertama kali gabung di pik?
Pertama kali gabung di PIK Remaja tahun 2008 waktu itu masih kelas 3 SMP, tau nya dari temen karna dulu seneng mapel IPA dan ada ngebahas kespro jadi seneng aja gt, nah pas SMA kelas 1 di kirim sama sekolah utk ikut pelatihan PS waktu itu gatau kalau itu pelatihan PS cuma taunya itu kegiatan BKKBN kata kepala sekolah, eh ternyata setalah ikut PS makin cinta sama pik remaja sampai akhirnya ngajak temen utk ngebentuk pik di SMA di tahun 2010 sampe sekarang dan pik nya jadi pik percontohan di kabupaten kubu raya

Apa manfaat yg dirasain gabung pik?
Banyaaaaaak, salah satunya yg kerasa banget jadi lebih percaya diri, karna di PIK kegiatannya seru dan sering ketemu org baru, belajar terus dan ga sadar perubahan diri terjadi karna gabung di pik remaja, dari awal nya pemalu jadi lebih berani ngomong sama org banyak

Gimana bisa jadi duta mahasiswa genre?
Lulus sekolah mash suka ngurusin pik di awal kelulusan tapi di 2012 sampai 2014 agak mengurangi kegiatan di pik karna waktu itu fokus ngejar cita cita (test polisi tapi gak lolos lolos hahah) dan kembali lagi ke genre setelah memutuskan untuk kuliah di 2014, gabung di pik jalur masyarakat di pontianak, 2015 di tawarkan ngewakilin pik remaja untuk ikut duta mahasiswa dan direkomendasikan kampus utk wakilin kampus, eh alhamdulillah menang dan mewakili kalbar di tingkat nasional, walau perjuangan cuma sampe 10 besar tp itulah awal dimulainya sy buat lebih concern d genre, 2017 jadi ketua forum dan tahun ini inshaallah menyelesaikan tugas.

Pokoknya kalau orang tau setiadi sekarang bisa sekeren ini (presenter TV, MC hits se kalbar, calon youtuber terkenal hahah) semua karena GENERASI BERENCANA! Serius ga boong..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *